Yesung and Sungmin return in Hong Gil Dong

Kelincahan dari dua orang laki-laki, saat mereka berjalan dari satu sisi ruang latihan ke ruangan yang lain, sangatlah luar biasa. Dalam satu detik mereka membawa pedang dan melakukan seni bela diri, dan kemudian sebelum  tanpa kamu tahu mereka sudah bergandengan tangan dengan aktris pemeran wanita nya dan bernyanyi bersama. Ketika mereka bersosialisasi dengan ensemble dalam sebuah adegan di sebuah pasar, sutradaranya meneliti setiap gerakn dari para aktornya. Dia tidak mendengar agen pers mengatakan, “Ini adalah latihan yang sangat menakutkan”. Seperti seorang siswa yang akan mengambil suatu ujian, dua laki-laki ini memamerkan segalanya yang mereka miliki seperti saat mereka harus berlari-lari di ruang latihan. Ini adalah wawancara kedua dengan Yesung dan Sungmin, yang tidak memiliki pengalaman namun penuh gairah dan sangat bersemangat, dan mereka kembali dalam kisah musikal mereka, Hong Gil Dong.

“Penyanyi idola selalu mendapatkan peran utama karena mereka adalah seorang idola, benarkan? Aku ingin meluruskan pemikiran ini.”

Akhir-akhir ini di antara persiapan untuk album ke-4 mereka, latihan musik, dan kesulitan rekan sesama Super Junior  mereka, hati dan pikiran mereka  sama sekali belum tenang. Ini adalah saat yang paling penting untuk Super Junior sejak grup pop ini dibentuk. Namun, ada satu alasan mengapa Yesung dan Sungmin dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada musik ‘Hong Gil Dong,’ musik kedua mereka.

Sungmin: “Karena ini adalah panggung keduaku jadi aku harus melakukan yang terbaik. Jika orang-orang yang pernah datang ke acara pertamaku, Akilla, dan datang lagi ke acara ini, aku harus menunjukkan kepada mereka bahwa penampilanku lebih baik dari yang mereka perkirakan. Sejujurnya, ketika aku sedang mempersiapkan Akilla, jadwalku lebih padat daripada yang sekarang. Maka itu, aku tidak bisa melakukan latihan yang sangat ketat. Ketika aku datang ke ruang latihan, aku mencoba untuk menyerap semua hal yang ada.”

Yesung: “Banyak orang-orang berpikir, “Ini hanya panggung kedua mereka jadi sejauh mana mereka bisa melakukan yang terbaik?” tapi untuk Sungmin dan aku ini adalah kedua kalinya jadi banyak hal yang berubah. Ketika aku melakukan Namhansanseong, aku sama sekali tidak punya clue, dan aku sibuk untuk menyesuaikan diri dengan para sunbae-ku*. Akhir-akhir ini aku membuat keputusanku sendiri, dan ingin menjadi lebih mandiri dari sebelumnya.”

Tahun lalu dari Yesung dan Sungmin mengalami kesulitan di awalnya , Yesung di Namhansanseong dan Sungmin di Akilla. Meskipun jaminan tiket akan laku dengan adanya seorang idola di pasar musikal, Yesung dan Sungmin harus bersaing dengan para aktor yang lebih bertalenta dan pengalamannya sudah bertahun-tahun lamanya, dan melalui usaha mereka yang terus menerus, mereka harus mengatur kesempatan yang telah diambil di panggung kedua mereka ini.

Yesung: “Ada penilaian yang menentang seorang idola yang berusaha masuk ke sebuah musikal, mereka bilang, ‘Kami bisa masuk peran bagian dengan karena kamu adalah seorang penyanyi idola.’ Pada saat di Namhansanseong, aku banyak menerima naskah pertamaku sebagai pemain utama mudah sebagai karakter Oh Dal Jeh. Waktu itu aku lebih menginginkan peran sebagai Jeong Myeong Soo dibanding Oh Dal Jeh karena aku ingin memecahkan pemikiran bahwa ’seorang penyanyi idola selalu bisa mendapatkan peran utama karena mereka adalah seorang idola.’

Aku berharap bahwa sekarang aku menjadi seorang aktor dari sebuah musikal di panggung keduaku ini, walaupun banyak orang yang berpikir aku masih kurang dimana-mana, paling tidak mereka tidak berpikir bahwa itu karena aku adalah seorang idola. Aku suka jika mereka melihatku sebagai seorang aktor musikal yang penuh dengan potensi. Masih banyak hal-hal yang belum aku ketahui ketika aku memulai Namhansanseong, tapi aku belajar banya dari sutradara Cho Gwangha, Lee Jeongyeol, dan Bae Haeseon sunbaenim, dan menjadi tipe genre yang selalu ingin aku lakukan dari dulu. Ketika aku di atas panggung, aku tidak ingin dianggap sebagai seorang Super Junior, tapi sebagai seorang aktor musikal.

“Aku banyak pengalaman di atas panggung, tapi di atas sebuah panggung musikal sangatlah berbeda.”

Sungmin: “Aku sama dengan hyung, ketika aku bekerja di musikal pertamaku, aku menemui banyak kesulitan. Di Akilla, aku tidak begitu banyak kata-kata selain ‘Akilla!’, tapi aku harus memperlihatkan inner seorang pekerja di karakterku itu. Aku menemui banyak kesulitan dan itu sangat melelahkan. Aku sangat bangga menjadi bagian dari Akilla, dan selalu banyak ingatan tentang itu semua.”

Yesung dan Sungmin, keduanya sama-sama pernah tampil di sebuah musikal di waktu yang sama, mereka berdua banyak berbagi bersama dibanding dengan anggota Super Junior yang lainnya karena mereka berbagi hal-hal tentang musikal. Mereka berdua sama-sama mempunyai hasrat yang tumbuh semakin besar tentang musikal, Yesung dengan “Late-bloomer Musical Mania”, dan Sungmin dengan “Musical Mania Since Birth”.

Sungmin: “Orang tuaku sangat tertarik dengan sebuah musikal. Ketika aku masih kecil, aku sering pergi bersama orang tuaku; aku masih ingat aku menonton “Sound of Music’. Waktu itu aku tidak mengerti tentang genre musiknya, tapi yang aku tahu aku sangat menikmatinya.”

Yesung: “Sejak kami debut sebagai Super Junior, aku tidak pernah berpikir tentang genre yang lainnya. Aku pikir, ‘Walaupun aku ingin mencoba sebuah penampilan lainnya, aku tetap ingin melanjutkan menyanyi’, tapi kemudian aku melihat Xanadu untuk pertama kalinya, dimana di bintangi oleh anggota Super Junior. Itulah pertama kalinya aku melihat sebuah musical. Setelah itu aku secara konsistern menyiapkan, dan tampil di Namhansanseong tahun lalu. Ketika aku di Namhansanseong, aku asngat takut jika sedang menginjakkan kakiku di ruang latihan. Lee Jeongyeol sunbae dan Bae Haeseon sunbae selalu bekerja sama denganku dan sedikit-sedikit mengajariku tentang semuanya. Terima kasih banyak untuk mereka berdua, yang mengenalku sebagai seorang musical hoobae**, Aku punya kebanggaan tampil sebagai aktor musical. Ketika aku menyiapkan Hong Gildong, aku melihat ada sebuah kekuatan yang aku punya seperti dulu, di musical pertamaku.”

Hong Gil Dong, Second Stage

Pembukaan musical sebentar lagi akan dibuka beberapa hari lagi, kalian bisa melihat Yesung dan Sungmin di berbagai poster, bis, dan billboards mengenakan kostum. Ini adalah musical kedua mereka, Hong Gildong, dan mereka akan tampil sebagai Yeowoon dan Cho Beomjoon.

Yesung: “Ketika aku menyelesaikan Namhansanseong, dan aku mulai menkhawatirkan tentang produksi berikutnya yang akan aku kerjakan, Hong Gildong sudah ada di depan mataku. Bukankah orang-orang paling tidak pernah berpikir menjadi seorang pahlawan? Hong Gildong adalah seorang pahlawan yang tidak bisa dikalahkan, kami harus menggambarkan karakternya dengan baik karena dia adalah sosok yang penting di era 500 AD. Membawakan sebuah karakter dari seseorang yang membuat sejarah di negara kota adalah sangat mengagumkan. Itulah perasaan yang aku rasakan ketika aku bermain Hong Gildong.”

Sungmin: “Hong Gil Dong yang tampil di musikal ini bukanlah seorang pahlawan dengan tidak adanya saingan. Sebaliknya dia sangat berantakan, cinta membuat dirinya menjadi sedih, dia kesepian dan sangat manusiawo. Sebelumnya di Akilla, aku tidak begitu punya perkataan selain ‘Akilla’, tapi yang sekarang aku banyak lines dibanding sebelumnya [tertawa] jadi ini lebih sulit tapi aku bisa membawakanya dengan emosi yang berbeda, jadi aku sangat senang.”

Mereka berbeda dua tahun saja. Yesung yang paling tua dan paling berhati-hati ketika memasuki sebuah Hong Gildong dan lebih berhati-hati dalam melangkah, dan Sungmin banyak menyerap Hong Gildong dengan lebih energik, dengan langkah yang mantap. Yesung, yang lebih peka, penampilannya lebih bagus di bagian emosinya dan bagian di saat dia harus menangis, dan Sungmin personalitinya sangat cocok dengan kemampuan ketika sedang di adegan bela diri.

Sungmin: “Karena sejak kecil aku suka berolahraga, jadi aku bisa langsung mengikutinya lebih cepat daripada orang lain. Di musikal Hong Gildong ini, orang-orang yang jago Taekwondo semua tampil. Ketika kamu menonton musikal ini, kamu akan banyak melihat trik berbagai taekwondo dan adegan-adegan yang menegangkaan.”

Yesung: “Ada adegan dimana Hong Gildong dengan seorang aktris Bae Soojin berpegangan tangan dan menyanyikan sebuah lagu. Mengekspresikan emosi seperti orang yang jatuh cinta lebih sulit daripada yang kamu bayangkan [tertawa]. Ketika kami berlatih adegan ini, aku selalu menonton Yeowoon dan Beomjoon Hyung, yang juga sama-sama di berperan di Hong Gil Dong, dengan mata yang terbuka lebar.”

Hong Gil Dong sebenarnya adalah nama sendiri tapi dengan adanya Yesung dan Sungmin yang menunjukkan pesona mereka ingin membawakan seorang Hong Gildong, akan digambarkan dengan dua karakter yang berbeda.

Sungmin: “Ini karena kepriabadianku dan Yesung hyung sangat bertolak belakang. Kami sangat berbeda maka itu lebih menarik. Hyung menggambarkan Hong Gildongnya sebagai seorang yang berhati dingin dan karismatik. Dia sangat sensitif sampai merasa seperti kesepian tapi dia tidak menunjukkannya ke orang lain. Penampilan Yesung hyung bisa membuat orang ketagihan, aku yakin aku akan seringkali melihat penampilannya  nantinya.”

Yesung: “Sungmin membawakan karakter Hong Gildongnya dengan penuh semangat. Dia membawakannya dengan perasaan nyaman tapi unik dan perasaannya sangat halus. Keseluruhannya digambarkan dengan sangat bagus, dengan gambaran yang sangat hidup dari sebuah Hong Gildong.”

Aku bertanya kepada mereka tentang apakah di antara mereka ada persaingan satu sama lain, karena mereka bermain di peran yang sama tapi dengan warna yang berbeda.

Yesung: “Kami benar-benar tidak pernah menyadari akan adanya sebuah persaingan diantara kami. Kami berada di tim yang sama, jadi kami akan menolong satu sama lain. Kami bahkan sering berlatih bersama jika sedang di asrama; kami memang berada di Hong Gildong yang sama tapi ketika aku melihat versi Sungmin aku merasa bahwa kami menjalani karakternya sangat berbeda. Melakukan sesuatu hal bersama dengan Sungmin akan menghilangkan stress dan itu sangat menyenangkan.”

Keduanya tinggal bersama di asrama mereka turun bersama ke dunia Hong Gil Dong, belajar skenario bersama, bertukar salam di pagi hari, dan menyanyikan beberapa lagu musikal ketika sedang menyetir mobil. Dengan adanya kasih sayang dan dukungan emosional dari anggota Super Junior dan keluarga mereka – sebagi contohnya, Ibu Yesung menonton musikalnya YEsung hamir lebih dari 10 kali dari total penampilannya, 13 kali tampil – mimpi dari mereka berdua adalah musikal mereka lebih banyak dikenal oleh orang-orang dan menjadi lebih besar.

Yesung: “Sekarang ini impian terbesarku adalah sukses menyelesaikan Hong Gildong. Ketika aku melihat sebuah musikal ‘Notredame de Paris’, Aku menjadi tertarik dengan musikal dari “Sung-through”***. Jika aku bisa berperan sebagai Quasimodo, Aku akan mengenakan make-up dan tampil langsung ke atas panggung! [tertawa] Suatu hari aku ingin bergabung di ‘Notredame de Paris’ atau ‘Dr Jekyll and Mr Hyde’.”

Sungmin: “Aku sekarang sedang mengambil mata kuliah Film dan Musicals di Myongji University, dan belajar banyak hal disana. Aku sangat senang karena professorku ternyata adalah seorang aktor musical juga. Setelah ini aku ingin berakting di panggung yang besar, aku ingin mendapatkan pengalaman yang banyak. Aku mempunya banyak tujuan tentang musical, tapi sekarang impian terbesarku adalah melakukan yang terbaik dengan peranku yang sekarang, itu adalah tujuanku.”

Keduanya telah menerima banyak pujian dari orang-orang yang menyukai sebuah musikal dengan kepribadian mereka yang baik dan kerja keras mereka. Panggung kedua ini adalah kejujuran dan kerja keras seorang anak muda sudah dimulai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: